Pengacara: Habib Rizieq Bukan DPO, Akan Datangi Polda Jabar Besok

037db9e1-d620-40a2-b4ef-95e974604ca0_43

Jakarta – Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Syihab mengatakan bahwa status dirinya saat ini adalah seorang buron alias DPO. Alasannya disebutkan kuasa hukum Rizieq, Kapitra Ampera, karena Polda Jabar sempat akan menerbitkan surat perintah penjemputan.

Namun, Kapitra juga mengatakan pihaknya telah mengklarifikasi dan berkomunikasi dengan kepolisian sehingga tidak ada indikasi penjemputan paksa.

“Iya kan kata Polda Jabar kan karena tidak hadir dia akan dijemput paksa, tapi sudah kita klarifikasi semua, sudah clear sudah kita komunikasikan,” kata Kuasa Hukum Rizieq Syihab, Kapitra Ampera saat dihubungi, Sabtu (11/2/2017).

“Sudah saya komunikasikan dengan Mabes Polri maupun sama Polda Jabar jadi semua tidak ada panggilan paksa,” tegasnya.

Senin (13/2), Rizieq dipastikan hadir ke Polda Jabar untuk diperiksa sebagai tersangka kasus dugaan penistaan Pancasila. Menurut Kapitra, alasan Rizieq mangkir setelah mendapat panggilan kedua dari pihak kepolisian karena khawatir ada gesekan massa.

Namun, dia juga mengaku telah menghubungi Kabid Humas Polda Jabar Kombes Yusri Yunus untuk menginformasikan bahwa Rizieq siap diperiksa pada Senin mendatang.

“Habib akan datang Senin (13/2) pagi ke Polda Jabar. Kita juga sudah komunikasi dengan Kombes Yusri Yunus di Polda Jabar dan sudah komunikasi dengan Pak Irjen Pak Boy Rafli memberitahu tentang kehadiran Pak Habib Rizieq,” jelasnya.

Dia kembali menegaskan tidak ada penjemputan paksa pada Habib Rizieq.

“Jadi semua udah clear dan dari Mabes Polda Jabar juga sudah bisa menerima, tidak ada penjemputan paksa karena orangnya udah mau dateng,” kata Kapitra.

Untuk pemeriksaan pada Senin (13/2) besok, Kapitra mengatakan tidak ada persiapan khusus menghadapi pemeriksaan tersebut.

“Nggak, nggak ada biasa aja, nggak ada persiapan karena dia paham betul jadi ndak ada masalah,” kata Kapitra.

Kapitra menyebut Rizieq tidak akan membawa massa ke Polda Jabar. Apabila ada massa yang hadir, itu adalah kemauan sendiri bukan karena ajakan Rizieq.

“Massa-nya tim advokat aja, jadi massanya tim advokat saja kan selama ini nggak pernah bawa masyarakat, masalahnya masyarakatnya itu kalau ada Habib Rizieq diperiksa ya datang sendiri,” ujarnya.

Terkait mangkirnya Rizieq saat dua panggilan pemeriksaan sebelumnya, Kapitra menuturkan Rizieq memiliki alasan terdiri. Rizieq tidak ingin ada pro kontra yang memicu gesekan massa yang bisa mengarah ke Pilkada DKI.

“Makanya karena itulah alasannya kemarin nggak datang takut kalau datang massa juga segitu banyak nanti kalau ada gesekan antar pro dan kontra pasti dia merembet ke (Pilkada) Jakarta. Kalau sudah merembet ke Jakarta rusuh semua kita ini yang repot, kita rugi maka Habib nggak dateng kemarin. Maka alasan itu bisa dimaklumilah,”jelasnya.

Namun dia memastikan Rizieq akan menjalani pemeriksaan. Tim kuasa hukum juga sudah berkomunikasi dengan pihak kepolisian terkait hari pemeriksaan itu.

“Sekarang sudah siap datang, kita malah minta sama penyidik kapan dateng nih datang besok apa lusa atau kapan nah kita ambil cepat aja hari Senin,” tutupnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s